Minggu, 22 April 2012

Selamat Hari Kartini....

Raden Adjeng Kartini sang Pahlawan Nasional Indonesia sebagai pelopor perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita di Indonesia.

Raden Adjeng Kartini adalah putri dari golongan bangsawan Jawa "Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat", Bupati Jepara pada saat itu berkuasa. Kartini lahir di Jepara, tanggal 21 April 1879 dan wafat pada tanggal 17 September 1904 di Rembang.

Setiap  Tanggal  21  April  kita  sebagai  warga  negara  Indonesia  khususnya  perempuan  merayakan  Hari Kartini, dari  tahun  ke  tahun  sejauh  yang  kita  ingat  setiap  hari  Kartini  disekolah  diwajibkan  memakai  pakaian  adat  daerah  dari  berbagai  pelosok  tanah  air  atau  kegiatan‐kegiatan  yang  berkaitan  dengan  kewanitaan. Dimana  kaum  perempuan  bisa  sekolah  setinggi‐tingginya,  dan  mendapatkan  hak  yang  sama  dengan kaum pria. 

Tapi Ironisnya justru setelah sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini masih banyak yang jauh dari harapan, ada  yang  mandiri  seolah‐olah   bisa  hidup  tanpa  kaum  pria,atau  kaum  perempuan  menjadi budak  di  negeri  orang  dan  menjadi  bahan  pelecehan  atau  diperjual  belikan.Yang  seharusnya  adalah kesetaraan,saling menghormati, saling mendukung,dan saling menjaga kebebasan secara manusiawi. 

Di dalam keluarga, di dalam pekerjaan, di dalam masyarakat, masih banyak kita lihat ketidak adilan yang  diterima  oleh  kaum  perempuan.Tapi  apakah  sebagai  perempuan  harus  diam  diperlakukan  seperti  itu...Nasib  kita  sebagai  kaum  perempuan  ada  ditangan  kita  sendiri,jadi  perlihatkan  kalau  kaum perempuan  itu  tidak  lemah  dan  mempunyai  kekuatan  untuk  melebihi  kaum  pria  tapi  tidak  lepas  dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan ,dan masyarakat sebagai kodratnya kaum perempuan. 

Semoga  makna  Kartini  ditahun  ini  dan  juga  tahun‐tahun  mendatang  bukan  sekedar  memperingati dengan  kegiatan‐kegiatan  tapi  muncul  Kartini‐Kartini  baru  yang  melegenda  seperti  Ibu  Kartini. Sebuah bangsa akan maju tergantung pada kualitas perempuan.Dan dibalik suksesnya sebuah keluarga biasanya ada  seorang  perempuan yang  kuat, dan  tabah  memikul  beban  sebagai  seorang  istri, seorang  ibu, seorang karyawati dan seorang wanita yang baik berkepribadian.

Habis Gelap Terbitlah Terang ( Door Duisternis tot Lich ) merupakan sebuah buku kumpulan surat-surat Kartini yang di kirimkan kepada sahabat-sahabatnya di Belanda. Buku tersebut merupakan bukti begitu besar keinginan seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya sebagai pelopor kebangkitan perempuan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 21 April sebagai hari lahir Kartini dan sekaligus juga menetapkan Raden Adjeng Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang di peringati setiap tahun. Dan sekarang di kenal dengan Hari Kartini.

Sabtu, 07 April 2012

TOMCAT

Serangga Tomcat menjadi bahan berita terkini paling menghebohkan baik di dunia maya maupun di siaran televisi. Serangga Tomcat yang memiliki nama lain kumbang rove ini banyak dikabarkan beracun dan membuat warga yang terkena racunnya menderita penyakit gatal. Sebelum melangkah ke bagian itu, ada baiknya kita berkenalan dahulu lebih detail dengan Serangga Tomcat ini.
Serangga Tomcat
Apa itu serangga tomcat? Serangga yang memiliki nama lain semut semai dan kumbang rove ini dikenal sebagai serangga yang bisa menebarkan racun yang berbahaya. Racun dari serangga ini 12 kali lebih mematikan jika dibandingkan dengan bisa ular cobra. Jika serangga ini menempel pada sesuatu seperti baju, handuk,lantai rumah. Harus segera dibersihkan dengan sabun karena dalam setiap pergerakannya serangga tomcat langsung mengeluarkan racun dari kulit tubuhnya yang belang oranye coklat.
Cara Mengatasi Racun Serangga Tomcat Dengan Cepat
  1. Jika anda serangga tomcat menempel pada kulit anda, jangan dibunuh dengan cara ditepuk atau dihancurkan. Tapi cukup dengan disingkirkan. Jika anda menepuk serangga tomcat sampai hancur, maka racun diseluruh tubuh tomcat akan menempel pada kulit anda.
  2. Jika anpa kita tahu kulit kita bersentuhan dengan tomcat (langkah 1), segera cuci dengan sabun, ingat SABUN. Jangan dibersihkan dengan minyak kayu putih,odol, balsem, minyak tawon atau sejenisnya karena dengan anda memberikan benda-benda itu, justru keadaan kulit anda yang sudah terkena racun akan semakin parah.
  3. Obat untuk yang sudah terkena racun serangga tomcat adalah antibiotik dan juga salep. Biasanya hydrocortisone 1% atau Salep betametasone+antibiotik neomycin sulfat-3xsehari atau Salep Acyclovir 5% . Agar lebih jelasnya, dan juga untuk menghidnari kesalahan ada baiknya anda langsung bertanya pada apoteler atau dokter.
  4. Jangan lupa anda bilang pada dokter bahwa anda terkena tocmat agar dokter tidak salah memberikan obat penyakit herpes.
Semoga beberapa tips diatas bisa beguna bagi anda, dan selalu waspada jika daerah adna sudah terseran serangga tomcat.

Kamis, 23 Februari 2012

JAMBORE PTK PAUDNI 2012


Program pemberian penghargaan Jambore PTK PAUDNI yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007, kini bertajuk “Apresiasi bagi PTK PAUDNI Berprestasi”. Puncak kegiatan tingkat nasional direncanakan berlangsung pada tanggal 8 sampai dengan 13 Juli 2012 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Terdapat 12 jenis lomba perorangan dan 2 jenis lomba kelompok. Kegiatan ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional.
Kegiatan apresiasi bagi PTK PAUDNI berprestasi ini merupakan ajang untuk menggelar karya terbaik yang dikompetisikan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasiona, sekaligus untuk membangun semangat persahabatan, persatuan dab kesatuan bagi PTK PAUDNI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Kasubdit PTK Kursus dan Pelatihan, Abubakar Umar, M.Pd., kegiatan Apresiasi bagi PTK PAUDNI Berprestasi ini bertujuan (a) memberikan penghargaan terhadap PTK PAUDNI yang dinilai memiliki prestasi yang inovatif dalam bidang program PAUDNI, (b) meningkatkan mutu pembinaan PTK PAUDNI melalui pengembangan kreativitas dan inovatif melalui lomba, olahraga dan seni, (c) menumbuhkan motivasi kepada PTK PAUDNI agar senantiasa meningkatkan mutu dalam melaksanakan tugasnya, (d) menyebarluaskan hasil karya PTK PAUDNI sebagai acuan untuk meningkatkan mutu PTK PAUDNI dan layanan program PAUDNI, dan (e) memberikan umpan balilk dalam rangka meningkatkan mutu pembinaan dan pengembangan karier PTK PAUDNI.
Adapun jenis lomba perorangan adalah:
  1. Pendidik PAUD (TPA/KB/TK/SPS), dengan tema pendekatan pembelajaran multi talenta untuk anak usia dini,
  2. Pengelola PAUD (TPA/KB/TK/SPS), dengan tema pengelolaan PAUD (TPA/KB/TK/SPS) terpadu
  3. Instruktur Tata Rias Rambut, dengan tema teknik pembelajaran penataan sanggul masing-masing daerah,
  4. Instruktur Hantaran Pengantin, dengan tema teknik pembelajaran pembuatan hantaran daerah yang dimodifikasi untuk pengantin,
  5. Instruktur Kursus Tata Busana, dengan tema teknik pembelajaran menjahit busana nasional wanita dengan sentuhan daerah,
  6. Instruktur Kursus Seni Tari, dengan tema teknik pembelajaran seni tari tradisional,
  7. Instruktur Kursus Keterampilan Merangkai Bunga, dengan tema teknik merangkai bunga dan desain floral,
  8. Instruktur Kursus Komputer, dengan tema pembuatan media pembelajaran animasi pendidikan karakter bagi anak usia dini,
  9. Pengelola Kursus dan Pelatihan, dengan tema inovasi pemasaran lembaga kursus dan pelatihan tentang program dan lulusan kursus,
  10. Pamong belajar P2PNFI/BPPNFI/BPKB/SKB, dengan tema pembuatan media pembelajaran interaktif bagi anak usia dini,
  11. Penilik dengan tema metode pelaksanaan pembimbingan terhadap PTK PAUDNI dalam penyelenggaraan program PAUDNI
  12. Pengelola PKBM dengan tema strategi pengembangan jejaring kerja untuk pengembangan kemandirian pengelolaan PKBM.
Adapun dua jenis lomba kelompok adalah (1) paduan suara, dan (2) senam sajojo. Lomba kelompok diikuti oleh 12 peserta lomba perorangan.
Tahun ini nominal hadiah untuk juara perorangan dan kelompok mengalami peningkatan yang signifikan. Juara pertama tingkat nasional akan memperoleh hadiah sebesar Rp. 20 juta, juara kedua sebesar Rp. 15 juta, juara ketiga sebesar Rp. 10 juta, juara harapan I sebesar Rp. 8 juta dan juara harapan II mendapatkan hadiah sebesar Rp. 7 juta.
Anda PTK PAUDNI dan ingin karyanya untuk dikompetisikan? Silahkan menghubungi Dinas Pendidikan provinsi dan atau kabupaten/kota setempat.

Rabu, 25 Januari 2012

PAUD Strarting Pendidikan Modern

Pendidikan anak Usia Dini (PAUD) adalah gagasan yang tepat untuk member pengenalan pada anak usia dini dalam proses belajar mengajar. Pengenalan ini cukup untuk memberikan starting point dalam dunia pendidikan yang lebih maju. Tapi dalam implementatsi dilapangan perlu penyesuaian alam dan lingkungan sekitar disamping materi baku yang harus disampaikan. Perbaikan sistem pendidikan terus digulirkan, hal ini sesuai dengan komitmen para anggota dewan. Seperti apa yang disampaikan  Ketua KomisiDPRD Jatim Kartika Hidayati ketika diwawancarai reporter, mengatakan dewan terus memperhatikan kualitas hidup manusia. Tiap tiap elemen yang ada harus serius dan dikerjakan sesuai dengan program kegiatan. Katanya Dirinya mencontohkan program pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu distandarisasi, artinya ditata sesuai dengan regulasi yang berlaku. Paparnya
Politisi asal PKB  ini menambahkan bahwa perbaikan kualitas pendidikan terus diupayakan oleh pemerintah. Tak hanya pada pendidikan dasar hingga menengah, pendidikan anak usia dini (PAUD) juga  jadi perhatian. Sebagai langkah awal, pemerintah berencana menstandarisasikan layanan PAUD di seluruh daerah. Hal ini sesuai dengan  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No.58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini yang saat ini dalam proses revisi.
"Nantinya semua penyelenggaraan PAUD yang ada tentu harus sesuai dengan ketentuan Permendiknas tersebut," katanya,
Apabila telah diterbitkan, penyelenggara PAUD harus bisa memenuhi standar PAUD yang telah diatur dalam Permen, yakni standarisasi tenaga pendidikan seperti kualifikasi maupun sarana dan prasarananya.
Seperti diketahui, masih banyak layanan PAUD yang ada diselenggarakan di tempat seadanya dan bahkan dilaksanakan dipelataran rumah warga ataupun dalam masjid. Dengan adanya standar yang nantinya ditetapkan, tentunya penyelenggara PAUD harus memenuhi kualifikasi tersebut. Termasuk pula untuk kualifikasi pendidiknya,
Misalnya, harus berijizah minimal sarjana (S-1). Sedangkan untuk standarisasi sarana prasarana meliputi keberadaan ruang kelas yang  harus luas dan memiliki fentilasi.

TUBAN Portal & News | Kota Tuban Dot Com

Infotainment

detikcom